Hanya mengapa indah urai kata kuasai diri
sementara batas lorong waktu sungguh jelas dan tau
membangun jembatan kiasan terima cinta di sini
terbang nada menemani saat sama terbenam
gemuruh ombak tak asing ku dengar
itu tau serakan samudra efek angin
bodoh sangat bodoh seperti ini dibila hari
singkat cerita tak meninggalkan arti yang hapal abadi
namun biarlah ini aku sipenyingkat alur
walau harus gelap melamun terang mustahil
berbelit sungguh lantun kini
mengapa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar