25/01/11

Imut Meraut

Sirawa menyelah jalanan kelinci
berayun belimbing daunnya jarang
nada dari pelatuk tanda keceriaan hati
gibasan mahluk air pesona samudra batasi cermin persegi

Penghuni rumah sedang berduka 
pemimpin bijaknya bertamu di rumah sakit
berbondong wakil membawa rangkulan keranjang buah
sekedar penyegaran aroma sana

Hanya ingin ucap sabar dari sini
semoga beliau sehat sediakalanya
jangan hilang untaian kata suci pengharapan pada Ilahi
ingat semua itu, wahai gadis imut meraut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar