24/04/11

menyelah belantara cinta

Dimulai dari senyuman simentari yang membias malu
sosok pria yang terduduk santai didepan para pelayar
sambil menikmati hangatnya dalam gelas yang diwarisi kakek dahulu
kecupan dari bentik samudra membuat asap dimulut ini tetap terhembus
sehingga merasuklah bayangan merpati di benak yang bernada
nada yang mengisyaratkan arti dalam cerita 
sipengantar surat sa'at sang putri ingin menulis untuk arjunanya
lalu berpijaklah di belantara yang membentang luas
kutengok harimau sedang terbaring dengan anak - anaknya
begitupun para kelinci yang sedang mencari mangsa
disini merpati terlihat sedang bingung 
mencari arah pulang menuju arjunanya
padahal arjuna masih terlihat tersenyum karna menantian cinta yang ditaruhkan
ternyata dikau hadir menghampiri burung putih itu 
tuk menarik surat yang telah ia tulis
aku telah sadar bahwa cinta bukanlah tulisan
tapi cinta adalah siratan
siratan kisah yang telah ditulis pula dari sang cipta malam 
putri berlari menuju gubuk arjunanya yang mulai roboh
ia hampiri raganya telah terlelap
terlelap dalam mimpi disa'at menyelah belantara cinta.

Sederhana

Semakin hari semakin taulah arti kesederhana'an
dan semakin mencari puncak kesederhana'an
hingga merasa kaya dalam kesederhana'an
kaya'kanlah dirimu yang merasa kaya
lalu kau biaskan kekaya'anmu dengan hidup sederhana
dalam kesederhana'an yang maha kaya atas dirimu
agar kau tau siapa yang sederhana dan siapa yang kaya 
kaya hanyalah milik yang maha kaya 
yang sederhana hanyalah milik yang merasa
maka rasakanlah kesederhana'an itu 
agar kau kaya di dalam kesederhana'an 
juga sederhana di dalam kekaya'an 
hidup itu seperti menulis di atas kertas yang polos
alangkah indahnya kau tulis dengan pena bertinta hitam 
agar kau lebih mengetahui apa itu sederhana
jangan coba mencoba membeli tinta merah 
karena kau bukan sang pemarah 
kesederhana'an itu lebih banyak diam 
diam di dalam kekaya'an yang luar biasa 
bukan diam karna banyak harta yang kau miliki 
hingga enggan untuk selalu mencarinya
bukan hanya mencari yang kau cari wahai siapapun itu 
tengoklah di selah dirimu 
ternyata terdapat kesederhana'an di dalam kekaya'an 
tetap sederhana walaupun kaya
ingin kaya manusia ataupun kaya binatang jalang 
terserah anda yang sederhana.

20/04/11

Merpati yang Terluka

Siratan pena sosok putri dari negeri sebrang sana
menjalin sebuah film kehidupan dengan seorang raja berwajah sangar
dua tahun lamanya mereka saling mengenal apa itu kasih sayang
semua telah mereka dapati logatan pertinta tentang cinta
ternyata cinta hanya sekedar adakah kabar atau hilangkah wujud salah satu insan
semuanya hanya sekedar berita tentang pasangannya
kabarilah kehadiranmu ataupun dimanakah kau berada pada jiwa yang kesepian ini
di sini mendiam terlamun di luar dekapanmu wahai siapapun itu 
kiranya siputri manis jelita sedang kesepian menanti sekedar posisi
sisangar bersosok kiasan raja itu tetap asik dengan kehidupan abstraknya
hingga tak pernah kunjung suara hatinya tuk membelai halus telinga sang putri
ternyata pula sang putri tetap membiaskan kekecewaannya karna hidup dalam ketergantungan cinta.
lalu datanglah seekor merpati putih yang seperti ingin hinggap di alas jendela kecilnya
sang putri terbangun dalam lelapnya tepat saat senyuman mentari terpancar di kamarnya
ia hampiri merpati itu dan mencoba tuk merangkul lembut di bawah dadanya
ternyata diselah sayapnya terdapat gulungan kertas berupa surat cinta untuknya logati
lalu ia buka perlahan gulungan itu dengan rasa pengharapan dari sang raja
ia mulai membaca semua syair dalam surat itu dan ternyata dari sosok pria misterius yg seperti cintainya
sang putri merasa jatuh cinta pada sipengirim surat
lalu ia pandangi merpati itu, hingga menemukan goresan luka di selah sayap kecilnya
dengan kasih sayang di hatinya, sang putri mengobati luka yang mulai membeku itu 
ia rawat burung kecil itu dan ia taruhkan kasih sayang padanya
hingga pada suatu hari merpati itu hilang dan pergi entah kemana
siputri manis itu tercengang dan merasa kehilangan burung kesayangannya
lalu menetes air dari mata indahnya itu berupa tanda duka yang meluka 

"ternyata saat ini aku telah kehilangan dua sosok yg aku cintai
sang raja dan merpati kecil itu
dan yang kuharapkan sekarang hanyalah mencintaimu wahai sipengirim surat 
siapa dan dimanakah dirimu berada ... 
aku disini sendiri dan tetap terlamun diam menantimu wahai insan yang misterius
datang dan dekaplah aku disaat dingin mencekam
peluk eratlah seluruh ragaku yang bernasib seperti ini
hempaskanlah semua kasih sayangmu padaku yang terluka
dan aku tak mau terluka dalam duka 
lebih baik terluka karna mengorbanan cinta
semua telahku mengerti apa itu cinta dan kasih sayang
aku ingin selamanya bersamamu wahai sang penulis syair dalam surat ini 
dan hiasilah malam - malamku yang selalu kehilangan"
( syair sang Putri yang terdengar dalam mimpiku sipengantar surat )

"akulah penulis syair dalam surat itu" !!! 
 

13/04/11

Entah Apa Lagi

Menghibas paradigma yang menyuram
melangkah tuk tinggalkan cerita
terhanyut di dalam rimba yang mendebu - debu
percikannyapun mengenai bola mata
hingga berbondong tak dapat melihat
tak dapat melihat apapun di depannya
tak tau pula hitam dan tak mengerti putih
hanya anggapan seperti patamorgana
hidup memang sebuah teka - teki 
cengkok menerjang buih di dalam hempasan kabut
lalu menangislah hujan hingga ragamu terjatuh
mencoba lagi melangkah melawan arus aliran yang menggenang
mataharipun mengeringi permukaan itu
akhirnya raga dapat melangkah
namun,
namun kemana lagi harus melangkah 
kemana lagi harus berpijak
jelmaan batu besar telah membentengi raga
entah,
entah apa lagi yang harus dilangkahkan
apakah ada sepasang sayap yang bersudi menamu di raga,
atau pukulan hingga mengahancurkan batu.
entah apa lagi 
hanya terdiam menanti ibu taqdir.