18/01/11

Berharap Air

Kiranya di tengah pepohonan penuh bayang mengiuhkan jiwa,
terletak sebuah gubuk jendala rapuh dan terbuka,
insting berbicara niat bertamu,
tuk memandang tajam sang penghuni itu,
mungkin hanya sekedar mimpi di layar seperti terbang,
syairnya tak senilai mutiara, namun senilai batu kerikil antik,
ingin ku sampaikan saja kepada angin sekitar rumah,
ku berharap Air mengalir di tenggorokan ku yg kering.
salam sejahtera...!!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar